You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Kalurahan HARGOWILIS
Kalurahan HARGOWILIS

Kap. Kokap, Kab. Kulon Progo, Provinsi DI Yogyakarta

SELAMAT DATANG DI WEBSITE KALURAHAN HARGOWILIS

Sejarah Singkat Hargowilis

Kepala Desa TTD 05 Maret 2019 Dibaca 21.257 Kali
Sejarah Singkat Hargowilis

Awalnya di wilayah Kapanewon Kokap terdapat dua wilayah pemerintahan, yaitu Kelurahan Giri Sremo dan Kelurahan Kalibiru. Kelurahan Giri Sremo terdiri dari 6 padukuhan, yaitu: Padukuhan Klepu, Padukuhan Tegiri, Padukuhan Sremo Tengah, Padukuhan Sremo Lor, Padukuhan Weka, dan Padukuhan Kesapi. Kelurahan Kalibiru terbagi menjadi 4 padukuhan, yaitu: Padukuhan Clapar, Padukuhan Kalibiru, Padukuhan Sidowayah, dan Padukuhan Soka.

Kemudian munculah sebuah maklumat dari Ngarso dalem Sampeyan Dalem Hingkang Sinuwun Sri Sultan Hamengkubuwono Hingkang Jumeneng Kapiong IX soho Hingkang Sinuwun Paku Alam  ingkang jumeneng kaping VIII kanti maklumat Nomer 7,14,15,16 tahun 1946 utawi tanggal 9 Bakdomulut Djimawal 1877 yang mengatur  tentang penggabungan ke dua wilayah antara Kasultanan Ngayogyakarto Hadiningrat  dalah Pakualaman diseluruh Daerah Istimewa Jogyakarta.

Setelah adanya otonom tersebut, pada tanggal 12 Februari 1947 kedua kelurahan, yaitu Kelurahan Giri Sremo dan Kelurahan Kalibiru, akhirnya digabungkan. Menerut cerita dari Kabag Keamanan  ( Alom Bp Rekso Prajito ) dan para sesepuh Hargowilis, penamaan Kelurahan Hargowilis diambil dari nama kedua Kelurahan tersebut. Kata ‘Hargo’ yang berarti Gunung dari nama Hargowilis diambil dari nama depan Kelurahan Giri Sremo dari bahasa kawi, Hargo = Giri = Gunung.

Kata ‘Wilis’ diambil dari kata belakang Kelurahan Kalibiru. Karena kata biru tersebut dalam bahasa kawi tidak ada yang sejenis, maka biru adalah hijau sehingga Biru=Hijau=Wilis. 

Dengan begitu nama ‘Hargowilis’ mengandung makna pegunungan yang hijau. Makna luasnya dapat diartikan sebagai berikut: walaupun terletak dipegunungan namun tetap ijo royo-royo warganya makmur damai sejahtera tenteram dan aman.

Penggabungan dua Kelurahan tersebut berdampak pada perubahan nama salah satu padukuhan di Hargowilis. Padukuhan Kesapi yang pada jaman dahulu sewaktu jaman penjajah, Sunan Kalijogo memberikan nama Kesapi karena sewaktu beristirahat beliau mengusap sisa makanan sehingga disebutnya Kesapi (dari kata ngusapi) dirubah menjadi Tegalrejo pada bulan Agustus 1948.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image